Mahasiswa KKN UNEJ Siap Gali Potensi Desa Sumbersari: Dari Pesona Tembakau, Geliat UMKM, hingga Kuatnya Kearifan Lokal

BONDOWOSO – Semangat pengabdian mewarnai Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso. Pada Jumat (10/07/2026) pukul 09.00 WIB, sebanyak 61 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember (UNEJ) resmi diterjunkan di enam desa di wilayah tersebut. Momen ini menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk berbaur, beradaptasi, dan berkolaborasi membangun desa.

Salah satu wilayah yang menjadi fokus pengabdian adalah Desa Sumbersari. Kedatangan tim mahasiswa pada pukul 11.00 WIB disambut hangat oleh Kepala Desa Sumbersari, Bapak Muhammad Yono, beserta jajaran perangkat desa. Tanpa membuang waktu, tim KKN langsung tancap gas melakukan pemetaan wilayah dan observasi mendalam melalui wawancara dengan para Kepala Dusun di delapan titik, yakni Dusun Karangkotong, Karangtengah, Krajan I, Krajan II, Gedangan, Eka Praja, Pasar, dan Lapangan.

Lantas, apa saja "harta karun" potensi yang ditemukan tim KKN di Desa Sumbersari?

Urat Nadi Perekonomian di Sektor Pertanian

Berdasarkan hasil blusukan ke setiap dusun, Sumbersari memiliki pesona agraris yang luar biasa. Tembakau menjadi komoditas primadona dan sumber mata pencaharian utama warga, khususnya di Dusun Karangtengah, Krajan I, Krajan II, Gedangan, dan sebagian Karangkotong.

Tidak hanya itu, rotasi tanam warga juga sangat dinamis dengan budidaya jagung, cabai, padi (di musim penghujan), hingga tebu. Menariknya, petani di Dusun Krajan II sukses mempraktikkan sistem tumpang sari antara tembakau dan cabai. Meski potensinya sangat besar, para petani masih menanti solusi atas beberapa tantangan, seperti harga pupuk yang tinggi, terbatasnya kuota pupuk subsidi, mahalnya biaya irigasi, serta ancaman hama musiman.

Geliat UMKM dan Tantangan Era Digital

Selain mahir bertani, warga Sumbersari juga kreatif. Desa ini menyimpan potensi ekonomi melalui berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Setiap dusun memiliki produk jagoan masing-masing:

  • Dusun Gedangan: Menjadi sentra produksi camilan tradisional, opak guling.

  • Dusun Eka Praja: Terkenal dengan kerajinan cobek batu yang laris di pasaran.

  • Dusun Pasar: Menjadi jantung perdagangan desa, salah satunya melalui industri rumahan tahu yang sudah bersertifikat dan berhasil menembus pasar Kabupaten Jember.

  • Lainnya: Desa ini juga bangga dengan pesona batik tulis khas Sumbersari, produksi rengginang, serta kerajinan kendi.

Sayangnya, geliat UMKM ini masih tertahan oleh beberapa kendala klasik. Para pelaku usaha menyuarakan butuhnya pendampingan terkait strategi promosi, akses modal, pengurusan legalitas (sertifikasi Halal & BPOM) Di sinilah inovasi program KKN mahasiswa diharapkan dapat menjadi solusi.

Kuatnya Modal Sosial dan Kearifan Lokal

Di tengah dinamika ekonomi, masyarakat Desa Sumbersari tetap teguh memegang akar tradisi. Kekompakan warga tercermin dari hidupnya agenda keagamaan seperti pengajian, muslimatan, selawatan, dan sarwa'an. Tradisi selamatan desa juga terus dilestarikan sebagai wujud syukur dan penguat tali persaudaraan.

Di sektor kesehatan masyarakat, Desa Sumbersari patut diacungi jempol. Terdapat 10 pos Posyandu yang tersebar merata dan sangat aktif memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, balita, hingga para lansia.

Sinergi untuk Sumbersari yang Mandiri

Secara keseluruhan, Desa Sumbersari adalah paket lengkap. Dengan kekayaan alam yang melimpah, produk UMKM yang berkarakter, dan modal sosial gotong royong yang mengakar kuat, desa ini memiliki landasan emas untuk melompat lebih jauh. Melalui sinergi dan kolaborasi yang apik antara Pemerintah Desa, warga setempat, dan inovasi dari mahasiswa KKN UNEJ, Desa Sumbersari siap melangkah menjadi desa yang makin produktif, berdaya saing, dan mandiri.

Share Berita Ini